Featured Post Today
print this page
Latest Post
Tampilkan postingan dengan label anak. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label anak. Tampilkan semua postingan

Campak 2 anak dari tingkat 6

tweetmeme_style = "compact"; src="http://tweetmeme.com/i/scripts/button.js" type
ROME: Seorang lelaki mencampak dua anaknya dari balkoni apartmen mereka sebelum dia sendiri melompat membunuh diri kerana tertekan akibat kehilangan kerja, lapor media semalam.
Marco Turrini mencampak bayi perempuannya - berusia 14 bulan - dan anak lelaki berusia empat tahun dari tingkat enam rumah mereka di Brescia, Lombardy, di utara Itali.

Saksi berkata, sebelum itu Turrini, 41, bertengkar dengan isterinya.


Sumber polis berkata, selepas mencampak anaknya ke bawah, bekas kakitangan pengiklanan yang kehilangan kerja 18 bulan lalu itu turut cuba menolak isterinya ke luar.

Selepas gagal, katanya, Turrini melompat dari tingkat enam apartmen berkenaan dan mati di tempat kejadian.


“Dua anak Turrini masih hidup selepas terhempas ke bawah, tetapi gagal diselamatkan kerana cedera parah,” katanya.
myMetro



Sumber itu berkata, isteri Turrini bekerja sebagai jururawat dan berselisih faham dengan lelaki terbabit.

“Wanita itu kini dirawat di hospital kerana terkejut,” katanya.




Turrini tidak mempunyai sebarang rekod keganasan atau jenayah, tetapi dilaporkan semakin tertekan kerana gagal mendapat pekerjaan lain.

Jiran berkata, keadaan dirinya yang menganggur juga menyebabkan dia bimbang kehilangan isteri dan kediaman mereka apabila keadaan ekonomi mereka semakin parah.


Saksi, Elisabetta, berkata dia terdengar jeritan dan bergegas ke jalan di tingkat bawah apartmen berkenaan untuk melihat apa berlaku.


Di situ, katanya, dia melihat dua anak Turrini berlumuran darah dan masih bernafas, tetapi degup jantungnya sangat lemah.


Sepupu Turrini pula berkata, lelaki terbabit pernah cuba membunuh diri setahun lalu dengan menggantung dirinya. - DM



 
0 komentar

Anak Lelaki Salah Seorang Pemimpin Ikhwanul Muslimin Terbunuh Ditembak

  17 Ogos 2013
 
  Operasi pembersihan penyokong Morsi (Getty Images)
Kaherah - Keadaan Mesir kian panas. Seorang putera Mohamed Badie, pemimpin Ikhwanul Muslimin meninggal ketika melakukan aksi demonstrasi aman di Kaherah.

Seperti dikutip Reuters, Sabtu (17/8/2013), Ammar Badie (38), meninggal kerana  ditembak. Dia terkena peluru tentera Mesir ketika melakukan aksi demonstrasi di Ramses Square.

Ayahnya, Mohamed Badie, hingga kini belum diketahui keberadaannya. Mohamed Badie dituduh menghasut kekerasan dan akan menghadapi sidang yang dimulai pada 25 Ogos. Kematian anaknya mengikuti kematian puteri Mohamed El-Beltagi, seorang ahli politik  Ikhwanul senior, dalam aksi sebelumnya.

Televisyen pemerintah Mesir juga melaporkan bahawa bin Hassan Malek, pemimpin Ikhwanul lain, telah ditangkap. Polis juga menahan ahli politik Ikhwanul Gamal Heshmat. Heshmat adalah anggota terkemuka dari Parti Kebebasan dan Keadilan.

Sebelumnya Juru cakap gerakan Ikhwanul Muslimin, Gehad El-Haddad menegaskan, para penyokong Morsi akan terus melakukan aksi demo aman/damai setiap hari di berbagai wilayah Mesir.

"Mulai sekarang, minggu perpisahan untuk menggulingkan kudeta telah dimulai, dan semua aksi demo aman akan terus berlanjut setiap hari di semua wilayah Mesir di titik-titik massa yang sama," demikian pernyataan Haddad lewat akun Twitter miliknya seperti dilansir kantor berita AFP, Sabtu (17/8).

Seruan ini disampaikan Ikhwanul menyusul aksi demo massal yang terjadi pada Jumaat, 16 Ogos kemarin. Demo yang berhujung bentrokan dengan pasukan polis itu, menyebabkan  lebih dari 80 orang terbunuh di berbagai wilayah Mesir.

Kabinet Mesir mengeluarkan pernyataan usai bentrokan tersebut. Disebutkan bahawa otoriti Mesir kini sedang menghadapi "plot teroris."

"Kabinet menegaskan bahawa pemerintah, tentera, polis dan rakyat Mesir yang hebat bersatu dalam melawan plot teroris jahat oleh Ikhwanul Muslimin," demikian statemen Kabinet Mesir.
sumber:detikNews
0 komentar

Ayah satu anak perkosa 2 kali gadis 14 tahun



BOLTIM - Tak ada yang menyangka keluguan dan kepolosan gadis cantik asal desa Kokapoy Kecamatan Modayag sebut saja Mekar (14), justru dimanfaatkan pria hidung belang. Ayah satu anak berinisial YM alias Yudas (25) warga Desa Dodap Atas Kecamatan Tutuyan merenggut mahkota kesucian siswi SMP tersebut pada Minggu (10/2/2013).

Wajah Mekar hanya tertunduk malu saat didampingi sang tante saat memberikan keterangan di hadapan kepolisian. Mekar melaporkan Yudas karena tega mengkhianati cinta tulusnya ke Kepolisian Sektor Urban Kotabunan, pada Selasa (12/2/2013).

"Dia membujuk saya, saya menolak karena takut. Namun dia terus memaksa saya sudah tidak bisa mengontrol diri," ujar Mekar kepada penyidik.

Katanya, lalu pelaku menyeret dirinya ke sebuah gubuk pengolahan kelapa. Disitulah kesuciannya dinodai oleh Yudas dengan melakukan hubungan laiknya suami istri. Tak hanya sekali Yudas melakukannya di tempat tersebut hingga 3 kali. "Disitu 3 kali dia lakukan," kata Mekar sambil menundukkan kepalanya.

Ternyata keberingasan nafsu bejat, Yudas tak berhenti ditempat itu. Yudas mengajak dirinya ke rumah orangtua pelaku hingga Senin (11/2/2013). "Di rumah mereka kami lakukan 2 kali," jelasnya lagi.

Hal ini ternyata mengundang kecurigaan sang tante, sebab Mekar tidak pulang semalaman. Wanita tersebut mengatakan orang tua Mekar sedang berada ke Jakarta sehingga Mekar dititipkan kepadanya. Kecurigaannya muncul ketika keponakannya yang masih tercatat sebagai siswi kelas 3 di SMP Modayag ini tak pulang. Saat diinterogasi barulah dirinya tahu kejadian tersebut setelah Mekar mengakui perbuatan Yudas padanya. "Pokoknya saya tidak terima," tuturnya.

Pelaku Yudas saat ditemui di Polsek Urban Kotabunan pascadiamankan polisi mengakui semua berbuatannya menggauli korban sebanyak 5 kali. Dia menuturkan dirinya dengan korban memiliki hubungan pacaran.  "Kami pacaran sudah satu malam. Dia (korban) mau saya nikahi. Waktu begitu (berhubungan intim) dia masih perawan," bebernya pria yang mengaku telah cerai dengan istrinya.

Kapolsek Urban Kotabunan, Kompol Hamdi Lobangon saat dikonfirmasi membenarkan adanya laporan tersebut. "Korban sudah dimintai keterangan, sudah dilakukan visum namun hasilnya belum ada. Laporannya adalah dugaan pencabulan," terang Hamdi.
0 komentar

Mengaku Bakal Sultan Baru Kedah Cuba Masuk Istana Anak Bukit

Kedah

Alor Setar – Jabatan Kemajuan Islam Malaysia (JAKIM) sedang memantau kegiatan sekumpulan lelaki diketuai seorang pemuda yang membawa Panji Hitam tertera logo Empayar Nusantara Langkasuka sehingga menimbulkan kebimbangan selepas ketua mereka mendakwa dirinya sebagai Pemuda Bani Tamim yang menjadi penyedia tapak kepada kemunculan Imam Mahdi.
Kumpulan itu dikhuatiri menyimpang daripada ajaran Islam susulan daripada pengakuan yang dibuat ketua mereka di sebuah akaun laman sosial miliknya.
Selain daripada pemuda itu, pengasas Al-Arqam Allahyarham Ashaari Muhammad turut pernah mengakui dirinya Pemuda Bani Tamim iaitu pemegang panji hitam.
Lebih membimbangkan, kumpulan itu dipercayai cuba memasuki Istana Anak Bukit, dekat sini, pada hujung bulan lalu dengan membawa beberapa panji hitam selain mendakwa pewaris sah Empayar Nusantara Langkasuka yang meliputi negara seperti Filipina, Indonesia dan Selatan Thailand.

Lelaki yang mendakwa dirinya Pemuda Bani Tamim dan juga pewaris sah empayar berkenaan membuat pengakuan di akaun laman sosial miliknya pada 22 Mac lalu, malah kumpulan itu turut dikesan di Kelantan selain kemunculannya di Kedah, bulan lalu. –myMetro online
0 komentar

Anak SMP Narsis










JellyMuffin.com - The place for profile layouts, flash generators, glitter graphics, backgrounds and codes  
Jangan Lupa Di LIKE Ya...!!!
0 komentar
 
Support : Creating Website | Johny Template | Mas Template
Copyright © 2011. Cun blog - All Rights Reserved
Template Created by Creating Website Published by Mas Template
Proudly powered by Blogger